Rumah Pribadi Menteri PUPR Basuki Akan Digusur Demi Pembangunan Tol Becakayu

Dari sekian banyak teman yang kamu miliki, mungkin ada satu yang kerap terlihat menyendiri. Jarang ikut bergabung dengan teman seusia, bahkan meski itu adalah hari libur, ia akan tetap berdiam diri di dalam rumah. Berbagai macam perkiraan pun mungkin kau sebutkan. Mulai dari tak pantai berteman, memiliki masalah besar, atau memang antisosial.

Dengar, orang-orang instrovert bukan berarti antisosial. Mereka hanya tak bisa leluasa berbaur dengan kehidupan di luar rumah. Tapi bukan berarti pula ia adalah seseorang yang tak suka bersosial dengan manusia lainnya. Untuk itu, beberapa kemungkinan di bawah ini, mungkin bisa memberikanmu gambaran. Mengapa ada orang yang sering betah di dalam rumah dan tak mau kemana-mana.

Hanya di Dalam Rumah, Ia Merasa Bisa Mengisi Daya Kekuatan dan Pikiran

Seseorang yang memang mencintai kesendirian, biasannya akan merasa lebih kuat dan lebih tenang saat tak ada siapa-siapa di dekatnya. Dan barangkali, itulah yang kemudian membuatmu betah di dalam rumah. Aktivitas harian sepanjang setiap hari dan sepanjang minggu, membuat energinya hilang. Maka untuk mengisinnya ulang, ia mungkin akan berdiam diri sepanjang akhir pekan di dalam kamarnya. Bukan sesuatu yang menakjubkan, tapi baginya menikmati waktu luang di rumah adalah kebutuhan.

Bebas Melakukan Segalanya

Teman yang sehari-hari kerap terlihat pendiam di luar, bisa berubah menjadi sesosok yang ceria ketika di dalam rumahnya. Ya, ini bukan sesuatu yang aneh. Bahkan kerap dimiliki oleh mereka yang memang suka menyendiri. Seolah lepas dari sebuah ikatan yang membelenggu, ia selalu merasa bahagia tiap kali ada di dalam rumah, karena bisa bebas melakukan apa saja. Selama itu adalah sesuatu yang positif, tentu tak apa-apa. Sebagai teman, kamu pun harusnya mendukungnya.

Bahkan Leluasa untuk Berkarya Apa Saja

Beberapa orang yang doyan menyendiri, secara mengejutkan kerap melahirkan karya yang tak Β banyak diketahui orang luar. Ternyata selama ada di dalam rumah, ia tak hanya berdiam diri saja seperti bayangan kita. Sebaliknya, rumah yang selalu djadikannya sebagai tempat pulang. Jadi saksi untuk semua karya yang dilahirkannya. Karena ketenangan dan suasana yang sepi, membuatnya bisa berpikir jernih. Hingga akhirnya melahirkan karya-karya ajaib yang tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Merasa Damai dan Tentram Tanpa Ada Gangguan

Untuk kesekian kalinya, kamu harus mulai memahami jika mereka yang introvert bukanlah manusia antisosial yang tak suka berbaur dalam keramaian. Hanya saja, ia membuat batasan dari dunia di luar rumah. Sehingga ia bisa mendapatkan ketenangan yang mungkin tak bisa ia temukan di luar sana. Bukan tak percaya pada beberapa tempat yang konon bisa memberikan ketenangan juga. Tapi, ia menyakini jika rumah adalah satu-satunya tempat untuk menemukan kedamaian yang ia inginkan.

Di Dalam Rumah, Ia Merasa Mampu Membenahi Diri Tanpa Terdistraksi

Bukannya mendapat dorongan untuk bisa berubah lebih baik, interaksi di luar dengan mereka yang kita mintai pendapat sering jadi bumerang yang justru berbalik menyerang. Sisi sensitif yang memang dimiliki orang-orang introvert mudah terganggu. Sedikit saja ada hal lain yang masuk ke dalam pikirannya, bisa berpengaruh pada apa saja yang akan dilakukannya.

Namun jika sedang berada di dalam rumah, ada kekuatan yang terasa mampu mendorongnya pada tahap evaluasi atas diri sendiri. Tanpa gangguan, tanpa suara sumnang yang bisa mematahkan semangat. Itulah, mengapa mereka begitu mencintai rumah.

Sesuka Hati untuk Melakukan Semua Hobi yang Dimiliki

Tak ada yang melarang, tak ada yang berkomentar. Berada di dalam rumah, menjadi masa kebebasan yang sebenarnya bagi mereka. Karena tak hanya bisa berbuat sesuka hati saja, mereka juga bis amelakoni semua hobi yang sedang disenangi. Entah itu memasak, menjahit, berkebun, melukis, atau hal indah lain yang ingin mereka lakukan. Tak ada larangan, mereka bebas jadi apa saja yang mereka inginkan. Β 

Dan, Karena Memang Rumahlah Satu-satunya Tempat Ternyaman yang Ia Miliki

Tak perlu memasang wajah heran, tatkala dirimu mendapati perubahan sikap dari seorang teman yang begitu signifikan. Dia yang diam saat di luar dengan dia yang sangat ceria ketika sedang ada di dalam rumahnya. Ya, ia memang kerap menunjukkan sikap yang berbeda. Namun dari titik ini kita kemudian tahu, jika hal-hal seperti itulah yang membuatnya selalu betah ada di dalam rumah. Karena tak ada yang bisa memberikan kenyamanan hebat, sebagaimana rumah selalu menunggunya pulang.

https://gobagi.com/rumah-pribadi-menteri-pupr-basuki-akan-digusur-demi-pembangunan-tol-becakayu/

News Feed